Langsung ke konten utama

Unggulan

Lukisan yang Bicara

  Lukisan yang Bicara @alimmhmmdd *** di kanvas sunyi kuhamparkan aksa, jejak langkah dari luka yang tak bersuara, warna-warna bukan sekadar rupa, tapi gema dari jiwa yang belajar percaya. kehidupan kini tak lagi serupa kabut, meski badai masih mengetuk palung kalbu, aku temukan lentera di balik ribut, pada diam yang kini tak lagi semu. kutanggalkan rencana yang mengurung dada, tak lagi kubiarkan omongan jadi nadi, aku, sebuah puisi yang sedang mengeja makna, berlari pelan menuju versi diri yang hakiki. bila masalah datang mengetuk lara, aku tak lagi mencari pintu besar nan megah, tapi celah sempit yang dipahat oleh asa, jalan keluar yang kulukis dari resah jadi megah. ***

Mengurai Benang-benang Cita

Mengurai Benang-Benang Cita

Puisi

sumber: pinterest.com

***

Di antara kata-kata, di antara mimpi

Kita berjalan, di sebuah hamparan perjalanan

Mengurai benang-benang cita, oh bak senjani

Mengarahkan langkah, meleburkan harap

 

Biru langit, terbentang tak terbatas

Sebagai kanvas impian seluas angkasa

Di sini kita mencipta, kita merangkai

Menggiring mimpi melewati rintangan menuju asa

 

Benang-benang cita di langit biru

Melangkah di antara bintang yang menyala

Di sanalah impian kita merona indah

Menari dalam tarian mimpi yang bercahaya.

 

Setiap langkah, tiap kata, jalinan makna tercipt

Cita yang mekar, dalam hati kita terjaga

Mengalir dalam detik-detik yang tak terlupakan,

Dalam tarian hidup, sebuah karya seni yang abadi

 ***


Klik Di sini

Komentar