Langsung ke konten utama

Unggulan

Lukisan yang Bicara

  Lukisan yang Bicara @alimmhmmdd *** di kanvas sunyi kuhamparkan aksa, jejak langkah dari luka yang tak bersuara, warna-warna bukan sekadar rupa, tapi gema dari jiwa yang belajar percaya. kehidupan kini tak lagi serupa kabut, meski badai masih mengetuk palung kalbu, aku temukan lentera di balik ribut, pada diam yang kini tak lagi semu. kutanggalkan rencana yang mengurung dada, tak lagi kubiarkan omongan jadi nadi, aku, sebuah puisi yang sedang mengeja makna, berlari pelan menuju versi diri yang hakiki. bila masalah datang mengetuk lara, aku tak lagi mencari pintu besar nan megah, tapi celah sempit yang dipahat oleh asa, jalan keluar yang kulukis dari resah jadi megah. ***

Bau Hangus Rumah?

Bau Hangus Rumah?

- alimmhmmdd -


Di bawah langit gelap yang mendalam,

Seorang anak berjalan dalam langkah sepi,

Rumah yang dulu hangat, kini terbakar,

Dan di rumah sakit, sang ibu terbaring rapuh.


Langit menangis dalam tetesan hujan,

Menggambarkan duka di hati yang remuk,

Anak kecil berselimut oleh kegelapan,

Menatap masa depan, takut dan ragu.


Pintu rumah yang hangus terpapar bara,

Kenangan terukir, seakan-akan bersara,

Namun di dalam hati, nyala keberanian,

Anak itu bersiap, membangun harapan.


Di lorong rumah sakit, cahaya remang,

Ayah terbaring, tubuh yang rapuh,

Anak menggenggam erat tangan yang lemah,

Menyampaikan kasih, doa yang tulus.


Jumpa Di Sini


Dalam ruang sepi, doa-doa berkumpul,

Keluarga kecil, meski terpisah oleh musibah,

Mereka bersatu dalam semangat cinta,

Melangkah bersama, tak lelah berusaha.


Musibah bukan akhir, hanya ujian hidup,

Dalam kegelapan, bintang-bintang menyala,

Anak kecil dan keluarga kecilnya,

Menjadi pahlawan dalam kisah yang damai.


Meski rumah terbakar dan orang tua terbaring,

Cinta tak pernah pudar, teguh seperti karang,

Mereka bersatu, bertahan dalam cobaan,

Sebuah puisi tentang keluarga, yang takkan luntur oleh waktu.


Komentar

Postingan Populer